Kondisi kehidupan bangsa Indonesia saat ini adalah kemiskinan (jumlahnya 16 % atau ± 34 juta) pengangguran terbuka 9 % atau ± 10 juta. Dari jumlah pengangguran tersebut 4.5 juta adalah lulusan SMA, SMK, program Diploma dan lulusan Universitas. Pertumbuhan ekonomi tidak dapat menyerap tenaga kerja karena kompetensi dan keahlian para lulusan tidak sesuai kebutuhan pasar kerja.
Di sektor kesehatan jutaan balita bergizi buruk dan busung lapar di sektor pendidikan banyak anak-anak yang putus sekolah karena tekanan ekonomi tidak mampu membayar SPP untuk sekolah swasta sementara daya tampung sekolah negeri sangat terbatas.

Terjadi peningkatan kriminalitas sehingga kenyamanan masyarakat terganggu. Demikian juga terjadi degradasi moral dimana-mana, kurangnya saling menghargai, kurangnya toleransi terhadap sesama, kurang menghargai perbedaan suku, agama dan ras, mudah terbakar emosi, mudah diprofokasi oleh orang yang tidak bertanggungjawab, seringnya tawuran antar pelajar, mahasiswa dalam satu kampus beda fakultas, tawuran antar kampung hanya masalah batas desa. Ini semua harus direnungkan kembali apa yang salah.