Pria bernama lengkap Drs W M Sitorus ini dipercaya sebagai Kabid Pendidikan Yayasan Abdi Karya (Yadika) yang beralamat di Jalan Abdul Mu’is (Jerambah Bolong), Lorong Anggrek RT 38 Kel Lingkar Selatan, Jambi Selatan. Jika dilihat dari latar belakangnya pekerjaannya, sebelumnya Sitorus tidak pernah berkecimpung di dunia pendidikan.

Namun, ini bukan jadi halangan baginya untuk memimpin Yadika. Sitorus adalah pensiunan pegawai Transmigrasi. Ia pernah menjadi Kepala Bidang Penyiapan Pemukiman Transmigrasi Provinsi Jambi pada tahun 1973 – 1980. Kemudian, juga pernah menjadi Kepala Kantor Departemen Transmigrasi Kabupaten Bungo Tebo pada tahun 1980 – 1987 dan menjadi Kepala Bidang Pembinaan Transmigrasi Provinsi Jambi tahun 1987 – 1989. Sebelum hijrah ke Jambi, dia pernah menjadi Inspektur Pembantu Dirjen Departemen Inspektorat Jenderal di Jakarta tahun 1994 – 2001.

Sitorus menjabat Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan di Yadika dari tahun 2002 hingga sekarang. Selain di Yadika, dia juga aktif di parpol dan organisasi lainnya, seperti Golkar, HKTI, dan Kosgoro. “Saya menjalani hidup ini tanpa beban. Saya yakin kepada Tuhan atas semua yang saya dapatkan saat ini. Itulah yang membuat saya tidak stres,” ungkap pria yang kini menetap di Jakarta ini. Sitorus bertekad mengembangkan dunia pendidikan. Selain di Kota Jambi, dia juga berencana membangun sekolah di Kabupaten Bungo. “Seandainya diberikan rezeki oleh Tuhan, hendaknya dimanfaatkan untuk mencerdaskan anak bangsa. Partisipasi dari Pemda tentunya sangat diharapkan di sini,” katanya.

Dia menginginkan lulusan dari Yadika siap pakai di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, dia juga mengimbau kepada orangtua supaya memperhatikan pendidikan anaknya. Karena, lanjut dia, kerja sama antara orangtua, siswa dan guru itu harus selalu terjalin. ‘’Tidak ada gunanya fasilitas lengkap, jika anak didik tidak mau belajar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya. Dia berusaha menjadikan Yadika sebagai motivator di tengah masyarakat dan sebagai percontohan mempersiapkan anak didik. (Cr01)

diambil dari situs Jambi Independent Online